papertofilm.com – Kasus ancaman yang melibatkan aktor Anrez Adelio dan Friceilda Prillea kini tengah menjadi sorotan publik. Friceilda mengungkapkan bahwa Anrez sempat mengancamnya dengan video intim yang direkam diam-diam ketika mereka berpacaran, sebelum Friceilda hamil. Dalam pengakuannya, ia menyebutkan bahwa Anrez mengirimkan video tersebut melalui WhatsApp untuk mencegahnya meminta putus.
Friceilda mengungkapkan kekhawatirannya bahwa video tersebut bisa muncul ke publik, namun saat ini ia bertekad untuk berjuang demi anak yang akan dilahirkannya. Dalam situasi ini, Santo Nababan yang bertindak sebagai kuasa hukum Friceilda menegaskan bahwa mereka akan menempuh jalur hukum baik pidana maupun perdata terhadap Anrez. Menurut Santo, kasus ini memiliki landasan hukum yang kuat, terutama setelah keputusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan anak yang lahir di luar nikah memiliki ikatan perdata dengan ayahnya.
Dalam pernyataannya, Santo juga menegaskan perlunya upaya penyelesaian yang baik dan tidak hanya menguntungkan satu pihak. “Kami menunggu itikad baik dari Anrez untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.
Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan privasi dan perlakuan yang baik dalam hubungan, serta netralitas hukum yang harus ditegakkan untuk melindungi hak-hak individu. Proses hukum selanjutnya masih menunggu langkah dari Anrez yang hingga saat ini belum memberi tanggapan resmi. Kasus ini menjadi contoh penting dalam diskusi tentang perlindungan hak-hak perempuan dan anak di Indonesia.