papertofilm.com – Kurma dinyatakan aman untuk penderita diabetes berkat indeks glikemik yang rendah. Buah manis ini menawarkan nutrisi penting tanpa menyebabkan lonjakan signifikan pada kadar gula darah. Dalam sejarahnya, manusia telah mengonsumsi kurma selama lebih dari 6.000 tahun, dan saat ini, buah ini banyak dinikmati dalam bentuk kering.
Meskipun kaya akan karbohidrat dan memiliki rasa manis alami, penderita diabetes dapat menjadikan kurma sebagai camilan dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsinya. Menurut informasi dari Medical News Today, disarankan agar penderita diabetes mengonsumsi 2-3 porsi kurma per kali, dengan konsultasi medis untuk memastikan keamanan asupannya. Pengaturan pola makan yang tepat sangat penting untuk menjaga stabilitas kadar gula darah.
Sebuah studi menunjukkan bahwa penderita diabetes tidak mengalami lonjakan gula darah setelah mengonsumsi 7-10 buah kurma. Namun, perlu diperhatikan bahwa kurma tinggi kalori, dengan 100 gram daging kurma mengandung sekitar 314 kalori. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan ukuran porsi, terutama mengingat berbagai varietas kurma yang tersedia, seperti kurma Medjool yang ukurannya bisa dua kali lipat dari varietas lainnya.
Namun, sebelum menambahkan kurma ke dalam pola makan, disarankan penderita untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Dengan pendekatan yang tepat, kurma dapat menjadi bagian yang aman dan bergizi dalam diet penderita diabetes.