papertofilm.com – Sarwendah merasakan momen penuh emosi ketika mendapat hadiah istimewa berupa sebuah mobil dari mendiang ayahnya, Hendrik Lo, tepat pada peringatan 100 hari kepergiannya. Sarwendah, yang merayakan ulang tahun ke-36 pada 29 Agustus lalu, merasa terharu karena meskipun ayahnya tidak lagi ada, ia masih meninggalkan kenangan yang mendalam.
Hadiah mobil ini merupakan amanat dari almarhum yang disampaikan kepada ibunya sebelum meninggal dunia. Menurut pengakuan sang ibu, Hendrik Lo telah meminta agar Sarwendah diberikan mobil sebagai kado ulang tahun. Momen pengiriman hadiah ini menjadi sangat berarti, mengingat Sarwendah sebelumnya pernah mengungkapkan keinginannya untuk memiliki mobil yang lebih besar demi kenyamanan bersama anak-anaknya.
Dalam momen yang menyentuh ini, Sarwendah tidak dapat menahan air matanya. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian ayahnya, meski telah tiada. “Walaupun kita sudah melewati 100 harinya Yeye, tapi dia masih ada buat kita anak-anaknya,” ungkap Sarwendah, menunjukkan betapa besar rasa cintanya kepada sang ayah.
Upacara penghormatan terhadap almarhum dimaknai sangat mendalam oleh keluarga. Hendrik Lo, yang berpulang pada usia 63 tahun, menghembuskan napas terakhir setelah satu minggu dirawat di rumah sakit. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam, namun semangat dan kenangan tentangnya tetap hidup dalam diri Sarwendah dan keluarganya.
Warganet turut merasakan kesedihan ini, banyak dari mereka yang memberikan doa untuk kesehatan dan kebahagiaan Sarwendah serta keluarganya. Di tengah duka, momen indah ini menjadi pengingat akan kasih sayang yang abadi dari seorang ayah.